Recent Posts

Voice and Face

Setiap orang memiliki ekspresi unik sesuai kepribadiannya masing-masing. Tapi kebanyakan orang mengartikan ekspresi dengan cara melihatnya sebagai ekspresi positif atau negatif. Ekspresi yang dinilai positif misalnya dikenal dari saat orang tersebut tersenyum atau berbicara dengan intonasi yang ramah. Ekspresi yang dinilai negatif misalnya dikenal dari mimik orang saat marah atau intonasi yang ketus. Tidak ada ekspresi yang salah atau benar, tapi kita perlu belajar mengekspresikan diri sebaik yang kita bisa.

Ekspresi adalah sesuatu yang keluar dari dalam diri kita. KBBI menjelaskan kalau ekspresi itu adalah pengungkapan atau proses menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dan sebagainya. Di Vanela School sendiri, para murid dilatih untuk berekspresi dengan tepat melalui suara dan wajah (pelajaran dasar). Mungkin melatih suara dan wajah tidak terdengar sama pentingnya dengan melatih diri dalam pelajaran matematika, olahraga, atau kemampuan lainnya. Tetapi, selain menjadi orang-orang bertalenta yang skillful, kita juga perlu meningkatkan diri dalam berekspresi, karena ekspresi adalah jembatan bagi pengaruh kita untuk diterima oleh orang lain.

Lalu bagaimana caranya kita tahu kalau ekspresi suara dan wajah kita dapat diterima dengan orang lain atau tidak?

Kami menyarankan beberapa cara. Pertama, bayangkan apa yang orang lain rasakan saat mereka bertemu kita. Apakah cara kita menyapa mereka, bisa membuat mereka semangat dan senang atau malah membuat mereka malas mengenal kita dan tidak tertarik? Kedua, bayangkan apa yang orang lain rasakan saat kita berbicara. Saat mendengar diri kita berbicara, apakah kita selama ini berbicara dengan sopan atau asal? Suara keras, sedang, atau terlalu kecil? Apakah orang dapat mengerti yang kita katakan atau tidak? Ketiga, lihat ekspresi wajah kita di cermin dan praktekkan bagaimana kira-kira bagaimana ekspresi kita terhadap orang lain saat kita senang, marah, sedih, dan sebagainya? Jika kita melihat dari kacamata orang lain, apa yang ada di pikiran kita?

Selain itu, kita bisa meminta pendapat orang terdekat kita yang kita percayai. Tanyakan apa pendapat mereka tentang cara kita berekspresi (cara bicara dan mimik wajah) selama ini. Yang perlu diperbaiki, harus kita perbaiki. Beranilah terbuka terhadap masukan orang lain yang membangun dan ini akan membuat kita menjadi orang yang lebih baik. Selamat mencoba!

+++

We have our own unique expressions according to our own personality. But most of us can interpret some expression as positive or negative expressions. Positive expressions may occurs when people are smiling or talking in friendly intonation. Negative expressions are usually known when people are currently angry or speaking in rude intonation. There is no wrong or right expression, but we should express ourselves in the most proper ways possible.

Expression starts from within us. Kamus Besar Bahasa Indonesia explains expression as the way we convey or the process of conveying meanings, ideas, feelings, and many more. In Vanela School, students are trained to have proper expression of voice and face (basic lesson). Maybe training these expression don’t look as significant as developing other skills like mathematics, sports, etc. But, other than being skillful and talented people, we also need to develop our expressions, which will become a bridge for our influence to reach other people.

So how do we find out whether or not our face and voice expressions have been well accepted by other people?

Let us suggest some ways to you. First, imagine how others feel when they meet us. Does the way we greet them makes them excited and happy or does it makes them lazy to speak to us and uninterested? Second, imagine how others feel when we speak. Listen to ourselves when we are speaking. Do we speak politely or rudely? Do we speak loudly, just fine, or barely heard? Can other people understand what we are saying? Third, check out our facial expressions on the mirror and see how do we express our happiness, anger, sadness, and other feelings? What do we think about it if we were other people?

Other than that, we can ask our closest and trusted people for their opinions. Ask what they think about the way we express ourselves (voice and face) so far. Fix what needs to be fixed. We need to be brave to accept other people’s positive critics because it will help us be a better person. Give it a try!

Search By Tags
Archive